Tahukah anda, Berapa Tekanan Darah Normal berdasarkan Usia? - Ruang Inspirasi

Tahukah anda, Berapa Tekanan Darah Normal berdasarkan Usia?



Tekanan Darah Normal anak remaja dewasa hamil pria wanita

Ruanginspirasi.com - Tekanan darah adalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengukur seberapa kuat jantung dalam memompa darah keseluruh bagian tubuh. karena hal ini sangat berkaitan erat dalam memaksimalkan  kinerja tubuh. lalu berapakah tekanan darah normal yang harus ada pada tubuh kita?

Maka dari itu dalam artikel ini kita akan mengulas secara lebih mendalam  mengenai berapa tekanan darah normal pada anak, remaja hingga lansia selain itu kita akan mengulas tentang tekanan darah tinggi dan tekanan darah rendah.e



Tekanan Darah Normal pada anak, remaja hingga, lansia dan ibu hamil

Tekanan darah  normal merupakan, tekanan darah yang angkanya tidak terlalu besar serta tidak terlalu rendah. Tekanan darah merupakan ukuran yang dapat memastikan seberapa kokoh jantung bekerja memompa darah ke seluruh badan seseorang. Kemudian, berapa angka tekanan darah yang normal untuk orang dewasa saat kondisi badan sehat?

Tekanan darah  normal manusia dewasa yang sedang dalam kondisi  sehat dan bugar yakni berkisar pada angka 120/80 mm Hg. Sedangkan tekanan darah untuk orang dewasa  menurut WHO yakni, 120/80 mm Hg hingga 130/85 mm Hg,

Angka 120  biasa di sebut sebagai angka sistolik (sistole), yakni angka menunjukkan  tekanan disaat jantung melakukan kegiatan memompa darah ke seluruh bagian tubuh. lalu apa yang dimaksud dengan angka 80 tersebut. angka 80 adalah angka bawah tekanan darah atau biasa disebut diastolik. artinya pada saat menunjukan 80 jantung sedang beristirahat sebentar dalam memompa darah.

Jadi tekanan darah ada dua yakni tekanan darah sistolik (sistole) dan tekan darah distolik  (distole). tekanan darah sistolik adalah tekanan darah atas yakni tekanan darah yang disebabkan adanya kontraksi jantung yang memicu jantung untuk mendorong darah ke seluruh bagia tubuh melalui arteri.

Sedangkan tekanan darah diastolik adalah tekanan darah bawah, yang menunjukkan jumlah tekanan yang terjadi di dalam arteri di saat seseorang sedang beristirahat contohnya seperti seseorang yang sedang tidur. bahkan perubahan posisi yang dilakukan oleh seseorang juga mempunyai dampak, seperti perpindahan dari posisi berbaring ke posisi duduk

Tekanan darah pada manusia  dipangarui oleh aktivitas atau kegiatan yang di lakukan oleh seseorang. Misal seseorang melakukan kegiatan lari maraton maka secara otomatis tekanan darah akan semakin tinggi akibat aktivitas yang menuntut kerja jantung semakin cepat. dan jika seseorang dalam keadaan santai atau rileks  maka jantungpun akan mengikuti.

Tekanan darah menurut usia 

Tekanan darah menurut umur usia
pixaby.com

Tekanan darah  normal mengikuti umur artinya semakin bertambah umur seseorang, maka tekanan darah yang dihasilkan oleh jantung juga akan semakin cepat.  berikut ini hasil yang menunjukkan perbedaan tekanan darah normal mengikuti umur . menurut inspirilio.com:


Tekanan darah normal pada balita( Bayi) serta kanak- kanak di bawah 13 tahun


  • Usia  di bawah 1 tahun berkisar  90/ 60 mmHg;
  • Usia 1- 5 tahun memiliki berkisar 95/ 65 mmm Hg;
  • Umur 6- 13 tahun memiliki berkisar 105/ 70 mmHg;

Tekanan darah normal pada anak anak muda usia 14- 19 tahun


  • Umur 14- 19 tahun memiliki berkisar 117/ 77 mmHg;

Tekanan darah wajar pada umur dewasa


  • Usia  20- 24 tahun memiliki berkisar 120/ 79 mmHg;
  • Umur 25- 29 tahun memiliki berkisar 121/ 80 mmHg;
  • Usia  30- 34 tahun memiliki berkisar 122/ 81 mmHg;
  • Umur 35- 39 tahun memiliki berkisar 123/ 83 mmHg.


Tekanan darah wajar pada lansia


  • Usia  40- 44 tahun memiliki berkisar 125/ 83 mmHg;
  • Umur 45- 49 tahun memiliki berkisar 127/ 84 mmHg;
  • Usia 50- 54 tahun memiliki berkisar 129/ 85 mmHg;
  • Umur 55- 59 tahun memiliki berkisar 131/ 86 mmHg.
  • Usia 60- 64 tahun memiliki berkisar 134/ 87 mmHg.



Tekanan darah yang normal pada ibu hamil



Pada saat wanita sedang dalam kondisi hamil tekanan darah akan berbeda untuk setiap calon ibu, hal ini karena tekanan darah  saat wanita hamil dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, usia, dan faktor lain yang menjadi pemicu tekanan darah.

Untuk wanita  yang sedang dalam masa kehamilan jika wanita tersebut dalam kondisi yang sehat maka rentang tekanan darah selama masa kehamilan sekitar 110/70 mm Hg dan 120/80 mm Hg.  perubahan yang terjadi pada ibu hamil merupakan hal yang wajar karena selam dalam masa kehamilan tubuh akan semakin banyak memproduksi  hormon progesteron. dan hal ini memicu pengenduran dinding pembuluh darah.

kendurnya dinding pembuluh darah dapat  menurunkan tekanan darah pada trimester pertama dan trimester kedau kehamilan, dan terkadang menyebabankan pusing saat ibu hamil duduk atau berdiri secara tiba-tiba.


lalu apa yang disebut tekanan darah tinggi, apa penyebabnya?


Hipertensi atau darah tinggi yakni apabila seseorang memiliki tekanan darah yang menunjukkan angka 130/80 m Hg atau lebih. dalam kasus yang terjadi pada umumya hipertensi tidak menunjukkan gejala-gejala sehingga banyak orang yang tidak mengetahui bahwa ia sedang mengidap hipertensi.

hipertensi bisa sangat berbahaya menurut alodokter.com orang yang mengidap hipertensi atau darah tinggi apabila tidak ditangani dangan baik maka dapat memicu timbulnya penyakit yang mematikan seperti serangan jantung dan stroke, juga, dan juga masalah lain seperti terganggunya penglihatan dan dapat menyebabkan kerusakan fatal pada ginjal.

Orang-orang yang sangat mungkin mengidap hipertensi adalah orang yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas), jarang berolahraga, pecandu minuman keras, perokok yang berusia diatas 55 tahun, sering mengkonsumsi makanan asin yang rendah kalsium dan kalium, selain itu adanya anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini juga bisa menjadi pemicu.



Kemudian apa yang disebut darah rendah, apa penyebabnya ?


Hipotensi atau darah rendah adalah kondisi atau tekanan darah yang berada pada angka di bawah 90/60 mm Hg. pada umunya tekanan darah rendah tidaklah berbahaya meskipun penderita dalam kondisi yang sangat parah. 


meski tekanan darah renda tergolong tida dk berbahaya dalam kondisi lain juga dapat memicu kerusakan jantung dan otak. berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi pemicu hipotensi:

  • Kehamilan 
  • Dehidrasi (kekurangan ciaran)
  • Anemia (kurang darah)
  • Banyak kehilangan  darah
  • Pecandu alkohol
  • Gangguan pada jantung
  • Mengidap infeksi atau alergi


Cara mengontrol Tekanan Darah anda


Cara praktis yang dapat anda lakukan untuk mengontrol darah tekanan darah yakni dengan secara rutin mengeceknya. jika anda memiliki tekanan darah yang normal disaranakan untuk mengeceknya setidaknya 2 tahun sekali atau sesuai saran dokter.

jika anda mempunyai tekanan darah antara 120/80 mm Hg. maka akan anda dianjurkan untuk mengeceknya setiap tiga sampai enam bulan sekali atau ikuti petunjuk dokter, jika anda mempunyai  tekanan darah 140/90 mm Hg atau lebih, maka, segeralah berkonsultasi dengan dokter, agar mendapat penanganan yang baik dan benar. jaga kesehatan anda karena sehat itu mahal!

Untuk mengetahui tekanan darah anda juga  dapat menggunakan alat sphygmomanometer anda dapat mengeceknya dirumah ataupun lansung kerumah sakit. anda juga dapat meminta saran kepada dokter mengenai alat yang cocok untuk mengukur tekanan darah untuk orang awam. jika anda sudah membeli alat tersebut lakukan percobaan lalu anda dapat mencocokan hasil pengkur anda dengan dokter.


Tips mendapatkan Tekanan Darah normal


1. Olahraga

Kegiatan fisik dapat memicu badan untuk memproduksi asam nitrat. Zat ini dapat membuat pembuluh darah terbuka sehingga mengurangi tekanan darah. Dengan olahraga berarti Anda menguatkan otot jantung, mengurangi tekanan pikiran serta terhindar dari kegemukan, salah satu penyebab hipertensi.

2. Perbanyak minum air




Tidak hanya menghindari kehilangan cairan tubuh, cairan juga dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karenanya, cukupkan kebutuhan cairan setiap hari Anda tiap hari.

2. Konsumsi garam yang seimbang


Badan kita hanya membutuhkan 500 miligram garam per hari. Anjuran terbaru menyarankan untuk membatasi jumlah konsumsi garam satu hari maksimal 2400 miligram, ini setara dengan kurang lebih 1 sendok teh.

3. Terapkan pola makan sehat serta gizi seimbang


Konsumsilah makanan yang sehat agar terhindar dari hipertensi. Makanan yang disarankan ialah sayur, buah, ikan, daging unggas, kacang, susu rendah lemak serta biji- bijian utuh. Jauhi komsumsi minuman beralkohol

3. Menghindari stress berlebihan

Tidak sulit menanggulangi stres, Anda bisa belajar metode untuk menenangkan pikiran seperti metode pernapasan, meditasi ataupun relaksasi otot.

Sebaliknya, untuk yang mempunyai Tekanan darah rendah, beberapa hal di bawah bisa dilakukan untuk meningkatkan tekanan darah:


1. Tambahkan garam dalam makanan


Kebalikan dengan pengidap darah tinggi yang wajib membatasi mengkonsumsi garam, penderita darah rendah dapat memakai garam lebih banyak. Walaupun demikian, konsultasikan dengan dokter tentang berapa jumlah yang dapat Anda mengkonsumsi.

2. Memakai stoking khusus


Stoking elastis khusus dapat digunakan untuk mengurangi nyeri serta pembengkakan akibat varises yang berujung pada pengurangan pengumpulan darah di wilayah kaki.

Maka kesimpulannya Tekanan Darah Normal akan selalu mengikuti umur, semakin  bertambah usia seseorang akan diikuti pula dengan perubahn kinerja jantung. maka dari itu bijaklah untuk selalau mengecek kesehatan anda secara rutin, simak juga cara menghilangkan jerawat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel